Rabu, 16 April 2014

Sejarah Rivalitas Barcelona dan Real Madrid



Duel El Clasico dalam bahasa Inggris disebut dengan The Classic dan dalam bahasa Indonesia berarti klasik, adalah derby yang mempertemukan dua klub raksasa Spanyol yaitu
 Real Madrid dan FC Barcelona.

Awal mula sejarah kerivalan abadi Barca Vs Real Madrid

Klub Barca didirikan thn 1899 oleh seorang kelahiran Swiss bernama Hans Gamper. dia membentuk klub sepak bola yang berisi pemain2 dari Swiss, Inggris dan Catalan. Permusuhan antara barca dan Real madrid bermula pada masa franco.  

                                                 Who is Franco???

Dia adalah seorang jendral yang menjadi penguasa diktator di Spanyol pd thn 1930n. Barcelona yang sampai sekarag adalah ibukota dari Provinsi Catalonia. 
Franco melarang penggunaan bendera dan bahasa dari daerah Catalan. Warna biru dan merah marun Barcelona, menjadi pengganti yang mudah di pahami dari warna merah dan kuning (bendera ) Catalonia.
Franco kemudian bertindak lebih jauh. Josep Sunol, presiden Barcelona pada waktu itu di bunuh oleh pihak militer thn 1936 dan sebuah bom di jatuhkan d FC Barcelona Social Club thn 1938.
             Dilapangan sepakbola, Titik hadir permusuhan terjadi thn 1941 ketika para pemain Barca "diinstruksikan"  (d bawah ancaman militer ) untuk kalah dri ReaL Madrid.
Barca kalah dan gawang mereka kemasukan 11 gol dri ReaL Madrid. Sebagai bentuk protes, Barca bermain serius dalam 1 serangan dan mencetak 1 goL. Skor akhir 11-1 dan goL 1 itu membuat Franco Kesal. Kiper Barca kemudian di jatuhi tuduhan "pengaturan pertandingan" dan di larang untuk bermain sepakbola lagi seumur hidupnya.
Sejak saat itu, FC Barcelona menjadi semacam klub "anti franco" sebagai simbol menentang Franco. 

Sampai sekarang Duel dua tim ini tak ubahnya sebuah perang. Oleh karena itu, pemain yang membelot pindah dan ke tim rival bisa dicap pengkhianat. Ada beberapa nama pemain bintang yang melakukannya, seperti Bernd Schuster, Michael Laudrup, Luis Figo, Luis Enrique hingga Ronaldo, semuanya pernah merasakan bermain di dua klub tersebut. Mereka merasakan kerasnya bermain di El Clasico dengan dua tim yang berbeda. 

Luis Figo menjadi pemain yang paling dicap pengkhianat. Pada tahun 2000, Figo pindah dari Barcelona ke Real Madrid secara langsung. Suporter Barcelona sangat kesal. Ia pernah dilempar kepala babi dalam sebuah pertandingan, oleh pendukung Barcelona yang marah dengan keputusan Figo menyebrang ke Madrid dari Barcelona.

El Clasico Era Sekarang
Pertarungan antara Madrid dan Barcelona makin memanas setelah kedatangan Cristiano Ronaldo dan Jose Mourinho ke Santiago Bernabeu. Duel menentukan yang terbaik bukan hanya soal tim, tapi menular ke individu.

Pep Guardiola dan Jose Mourinho kerap dibandingkan. Secara head to head, Pep lebih unggul ketimbang Mou. Meski kini Pep Guardiola telah mundur dan digantikan Tito Vilanova, gaung El Clasico tidak berkurang sama sekali. Nama lain yang kerap dibandingkan adalah Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Keduanya dianggap sebagai pemain terbaik dunia di era sepakbola modern. Saat Barcelona dan Madrid bertemu, kedua pemain ini selalu menjadi sorotan dan diperbandingkan. Faktanya, Messi memang sedikit lebih unggul ketimbang Ronaldo jika menilik jumlah prestasi dan gol-golnya.